Saya, yang bernama Lintang, mengumumkan bahwa mulai hari ini sampai tanggal 3 Januari besok akan libur sementara dari semua kegiatan koas. Biar hanya sementara, yang penting libur, libur, libur. Serius, saya senang loh! Banget, banget, banget.
Mari kita rujuk beberapa kejadian yang cukup menarik (baca: nyebelin) sebelum libur...
- Sudah hampir sebulan kejar tayang diskusi orto, melelahkan. Bayangin aja, sudah berapa kali diskusi tapi ujung-ujungnya didepak juga. Bah. *Apa padanan kata yang baik untuk 'didepak' ya?*
- Saya juga sempat dibuat panik oleh pasien orto saya karena sulit dihubungi. Setiap kali saya telfon pasti selalu di-reject, sms pun nggak pernah dibalas, entah apa maksudnya. Usut punya usut ternyata dia baru saja kehilangan hapenya. Duh.
- Pasien endo saya hilang entah kemana, dan belum balik0balik lagi sampai minggu lalu. Ya Robb... Waktu Idul Adha lalu, katanya dia pulang kampung, lalu sampai kemarin saya hubungin lagi katanya ada acara nikahan. Jadilah saya menganggur di klinik Konservasi. Semoga dia mau datang lagi, lagipula perawatannya kan belum selesai ya.
- Nah, lain lagi dengan pasien pedo saya. Dia anak perempuan manis umur 4 tahun, rajin datang, tapi suka ngambek. Entahlah, pokoknya nggak pernah ada alasan yang jelas. Heran. Memang sih pada akhirnya dia mau dirawat, tapi ngerayunya setengah mati.
Libur dua minggu rasanya cukup untuk 'mengistirahatkan' otak sebentar. Benar-benar sebentar sebelum akhirnya mulai dihajar lagi. :D Nasib saya masih jauh lebih bagus dibandingkan dengan adik saya, yang hanya dapat libur pada saat hari Natal dan 4 hari menjelang tahun baru. Mantap jaya! *Kita susun ulang jadwal libur untuk kampusmu, dek*
Selama liburan ini saya punya tiga buku untuk dibaca:
Kronik Betawi,
Three Shadows, dan
Negeri Para Peri, yang nantinya akan saya habiskan sebelum memulai perjalanan pendek minggu depan sambil mendengarkan Island in The Sun-nya Weezer, keras-keras.
Pokoknya gini deh, selamat libur dan leyeh-leyeh. Buat yang nggak libur, saya sarankan sebaiknya ambil cuti.